Pemuja Botoro Bejo
DI BANGKU KAYU
Kenapa harus capek capek beribadah? Mending nyembah botoro Bejo, enak hidupnya tidak perlu ibadah, bangga hatinya disanjung sanjung sebab menjadi PNS, ayem lega hatinya karena bakal jadi pensiunan, jadi orang SomMbangNggleng Sombong, Mbangga, Nggleleng tanpa harus peduli omongan dan perilaku orang lain lagi.
Urusan setelah mati mudah saja, caranya: ketika masih hidup berbuat baik, selain menolong orang lain juga dapat paholo, kalau sekedar beribadah orang lain dapat merasakan apa? Beda dengan ngasih sesuatu kepada orang lain, daripada ibadah mending NYANTAI. Untuk urusan setelah mati mudah saja, karena banyak duit sebab jadi PNS bisa mbayar orang untuk mendoakan, Urusan surga neraka tidak usah dibuat pusing karena dasarnya MOHO PINTER nanti malaikat ditantang debat, Kalaupun masuk neraka pasti banyak temannya. Yang penting jadi PNS bisa hidup NYANTAI. Demikian renungan mas Ngatmo.
RITUAL
Ketika bumi memalingkan dirinya, matahari tenggelam memunculkan bayangan hitamnya hutan, mas Ngatmo memaksakan diri memasuki tempat gelap itu, menuju bukit padang ilalang yang terkenal mempunyai kekuatan supranatural, memanggil SANG BOTORO BEJJO, dengan tekad kuat menjadi PNS yang telah dihayalkan setiap hari, membakar dupa dupa diatas batu, seketika api menyambar sesembahan berupa daun ilalang, menggelegar suara bethoro bejo memenuhi jagad, "heee siapa kamu, beraninya kamu mengganggu ku?", mas Ngatmo yang dasarnya penakut memaksakan diri menjawab: "aku ingin minta bantuan paduka, aku ingin jadi PNS". Botoro Bejo tertawa "hahahaha itu mudah saja bagiku, tapi ada syaratnya", "apa syaratnya" tanya mas Ngatmo dengan nada harap, Batara bejo menerangkan syarat syaratnya "pada malam 11 Maret kamu harus nyembah bokong PRESIDEN DIKTATOR yang serakah jabatan sampai 30tahunan itu, sudah itu saja kalau kamu menyanggupi paginya kamu akan jadi PNS", mas Ngatmo dengan berat hati tidak bisa menyanggupi, tetapi karena Botoro Bejo kasihan (memang mas Ngatmo itu suka "DOBBOL" DODOL BELAS KASIHAN, yaitu suka menjual belas kasihan agar dikasihani orang lain) botoro Bejo menyuruh menculik sempak presiden diktator itu kemudian direbus airnya diminum, mas ngatmo berjanji akan mengusahakannya demi jadi PNS yang telah di hayalkan setiap mau ataupun bangun tidur, dengan suara yang menakutkan botoro bejo melanjutkan syarat syarat berikutnya "heh Ngatmo kamu setiap malam 11 Maret dan 30 September selama lima tahun harus meminum air rebusan sempak presiden serakah jabatan itu kemudian setiap hari kamu harus MENYOMBONGKAN DIRI, MEMBANGGA, DAN NGGLELENG. Kamu yang dasarnya tidak terlalu PINTAR harus MERASA PINTAR, dan REMEHKANLAH orang lain, dan jangan ragu NGGRENENGI, GHIBAH, menceritakan AIB orang lain, dalam naunganku SANG MOHO BOTORO BEJJO hidupmu akan lestari sebagai Pegawe Negri Sipil".
Api berkobar kobar menerangi bukit padang ilalang kemudian lenyap dimakan kegelapan...
Komentar
Posting Komentar